http://www.eramuslim.com/berita-mahfud-md-usulan-sertifikasi-ustadz-dari-bnpt-berbahaya.html
Okeh this is freaking weird. Sertifikasi Ustadz ? yang ngeluarin BNPT ? lembaga buat nanggulangin teroris ? Seriously ? U've got to be kidding me !.
Yang ngelempar ide ituh sapah si kok bisa2nya ngeluarin statement kayak gituh. Apa cuma karena beberapa oknum yang ngaku ustadz trus nyuruh org2 ngelempar bom tiba2 semua ustadz jd di cap teroris jadi harus di sertifikasi dulu. Oh Please deh !. Lebay Banget. Coba sebutin si oknum2 ustadz ituh, terus sebutin nama2 ustadz yang lempeng2 ajah. Banyakan manah ? Apa yang banyak harus dikorbanin gara2 yang sedikit inih.
Pemikiran inih sama kayak ada satu daerah yang warganya kena flu burung. Bukannya yang sakit di karantina tapih yang sehat malah di waspadai.
Ustadz ituh dari kata asalnya adalah guru. Di Indonesia ustadz di khususkan untuk orang yg mendakwahkan agama. Tau ga si kalo untuk jadi seorang ustadz ituh ga gampang. Ustadz yg bener yah, bukan yang abal2 modal tampang, apal ayat dikit2, trus bisa ngelawak n bisa bikin org nangis abis ituh minta tarif gila2an. Kalo ituh si, Sule di dandanin juga bisa jadi ustadz.
Tapih ustadz yang bener, yang memang niat nimba ilmu agama belasan bahkan puluan tahun, masuk ke sekolah2 agama yang terpercaya kayak LIPIA gituh. Mereka udah ga perlu di sertifikasi lagi karena tempat belajar mereka yang udah ngeluarin sertifikatnya yang artinya mereka udah layak untuk ngajar dan berdakwah.
Kalopun harus ada sertifikasi, bukan BNPT lah. Inih si ibarat anak SD ngasih sertifikasi untuk gurunya. Ilmu mereka jauh berbeda, kok yah bisa2nya bikin ide kayak ginih. Lalu apah yg jadi pedoman mereka buat ngeluarin sertifikasi ituh ? apa indikator seorang ustadz berhak dapat sertifikasi ? Siapa yang berhak nguji ?
Dan kenapa harus ustadz ? kenapa pemimpin agama lain ga disebut ? Kenapa ga bikin sertifikasi untuk calon pemimpin biar pada ga korup ajah. Terorisme ituh masih kurang bahaya dibanding korupsi. Terorisme membunuh beberapa nyawa, korupsi membunuh beberapa generasi. You think about that Mr Clever BNPT. !!
Saturday, September 15, 2012
CUMI
Isn't it amazing how Allah creates people. They'r so unique. So different one to another. Even the twins have different characters, put aside the just look alike people.
Now let me tell you a story. 2 people come from 2 different family and from different region. I don't think they know each other. What they have in common is just their similar face. I was so shocked in the beginning when i first met the other one. Then i thought maybe they have blood relationship and i started to thinking that the other one has the same character also or at least get close to the first one.
Until i realized i was wrong. They r completely different. One memorizes Al Qur'an whilst the other loves to play game. And the more i realized, the more i amazed by that fact. In the end i could only say...sigh...'CUMI'.
Now let me tell you a story. 2 people come from 2 different family and from different region. I don't think they know each other. What they have in common is just their similar face. I was so shocked in the beginning when i first met the other one. Then i thought maybe they have blood relationship and i started to thinking that the other one has the same character also or at least get close to the first one.
Until i realized i was wrong. They r completely different. One memorizes Al Qur'an whilst the other loves to play game. And the more i realized, the more i amazed by that fact. In the end i could only say...sigh...'CUMI'.
Sunday, September 9, 2012
Ustadz Nouman Ali Khan
Kalo di indo, setiap tau kalo yg lagi ceramah di radio rodja ituh ust Firanda, gw pasti kencengin radio gw, lain lagi kalo di youtube. Ust Nouman Ali Khan adalah favorit gw. Bukan karena face nya, tapi karena apa yg dia bawain. Dia lebih ke tafsir, dan dia bisa menafsirkan kedalam bahasa sehari2 manusia yang gampang di cerna. Orang US berdarah pakistan ato afghanistan gituh. Sekarang dia ituh professor bahasa arab di Bayyinah Institute US sanah.
Enerjik, dan kadang lucu. Ituh dia, bahasa Inggrisnya pun bukan yang susah ditangkep. Menurut gw ada kemiripan antara ustad Firanda sama Ust Nouman. Sama2 bersemangat dalam menyampaikan da'wahnya, dan menggunakan bahasa yang mudah dicerna.
Seperti ceramah dia disinih : http://www.youtube.com/watch?v=zMLNgugZjME. Tentang psikolog anak yang diambil dari kisah Nabi Yusuf AS yang berbicara dengan Nabi Ya'kub AS. Bagaimana membangun hubungan anatara ayah dan anak.
Atau yang ini : http://www.youtube.com/watch?v=PAu8kAhBEXA , tentang hubungan Ramadhan dan Qur'an. Penjelasannya simple tapi bener2 mengena. Masih banyak lagi si di Youtube, tinggal di tulis ajah nama dia dan dengarkanlah :)
Semua ceramah dia ituh diambil dari ayat2 Al-Qur'an. Cerita nabi Musa, nabi Yusuf, bagaimana memilih pasangan, bagaimana mendidik anak, bagaimana bersikap terhadap istri. Dan menariknya, dia menjelaskan seperti di surah Yusuf, ketika nabi Yusuf as berkata kepada bapaknya 'yaa abatii'. Kalo di translate ituh cuma di artikan 'ya ayahku'. Ust Nouman bilang, kalau hanya 'ya ayahku' itu bisa pakai kata 'ya abii', tapi disinih ada penambahan kata 'ta' yang artinya penghormatan, kekaguman, penghargaan. Bagaimana seorang remaja abg memanggil ayahnya seperti itu, sementara biasanya kalo udah remaja ato abg, orang yang paling dihindari untuk diajak bertukar cerita ituh biasanya adalah ayah.
Atau cerita nabi Musa ketika dia dan keluarganya tiba di gurun. Kata di Qur'an ituh 'hal ataka haditsu musa'. Ust Nouman Ali bilang, ituh adalah kata untuk menjelaskan kabar yang completely baru. Sementara pada waktu diturunkan Al-Qur'an banyak kaum yahudi di madinah. Yang pasti bikin Rasulullah sudah dengar cerita nabi Musa sebelumnya. Tapi ada kisah yang bahkan kaum yahudi sendiri waktu ituh ga tau.
Hal2 kayak gituh yang bikin gw suka banget dengerin ceramahnya beliau. Semua ceramahnya intinya mengajak kita untuk mentadabburi Al-Quran, untuk mencintainya, untuk mempelajarinya. Seandainya semua ustadz seperti dia yang dengan semangat menjelaskan isi kandungan Al-Qur'an, bukan ustad berhonor, bukan ustad bertarif, dan orang2 yang dengan gampangnya dapat predikat ustadz hanya karena dia berjenggot, ngerti bahasa arab dikit, apal ayat2 Al-Qur'an dikit trus langsung lupa daratan. Atau ustadz2 yang menjual ayat2 Allah dengan harga yang murah. Isi ceramah ga ada cuma banyakan becanda yang ga mutu.
Semoga lebih banyak lagi ustadz seperti ust nouman ali khan bermunculan. Aamiin.
Enerjik, dan kadang lucu. Ituh dia, bahasa Inggrisnya pun bukan yang susah ditangkep. Menurut gw ada kemiripan antara ustad Firanda sama Ust Nouman. Sama2 bersemangat dalam menyampaikan da'wahnya, dan menggunakan bahasa yang mudah dicerna.
Seperti ceramah dia disinih : http://www.youtube.com/watch?v=zMLNgugZjME. Tentang psikolog anak yang diambil dari kisah Nabi Yusuf AS yang berbicara dengan Nabi Ya'kub AS. Bagaimana membangun hubungan anatara ayah dan anak.
Atau yang ini : http://www.youtube.com/watch?v=PAu8kAhBEXA , tentang hubungan Ramadhan dan Qur'an. Penjelasannya simple tapi bener2 mengena. Masih banyak lagi si di Youtube, tinggal di tulis ajah nama dia dan dengarkanlah :)
Semua ceramah dia ituh diambil dari ayat2 Al-Qur'an. Cerita nabi Musa, nabi Yusuf, bagaimana memilih pasangan, bagaimana mendidik anak, bagaimana bersikap terhadap istri. Dan menariknya, dia menjelaskan seperti di surah Yusuf, ketika nabi Yusuf as berkata kepada bapaknya 'yaa abatii'. Kalo di translate ituh cuma di artikan 'ya ayahku'. Ust Nouman bilang, kalau hanya 'ya ayahku' itu bisa pakai kata 'ya abii', tapi disinih ada penambahan kata 'ta' yang artinya penghormatan, kekaguman, penghargaan. Bagaimana seorang remaja abg memanggil ayahnya seperti itu, sementara biasanya kalo udah remaja ato abg, orang yang paling dihindari untuk diajak bertukar cerita ituh biasanya adalah ayah.
Atau cerita nabi Musa ketika dia dan keluarganya tiba di gurun. Kata di Qur'an ituh 'hal ataka haditsu musa'. Ust Nouman Ali bilang, ituh adalah kata untuk menjelaskan kabar yang completely baru. Sementara pada waktu diturunkan Al-Qur'an banyak kaum yahudi di madinah. Yang pasti bikin Rasulullah sudah dengar cerita nabi Musa sebelumnya. Tapi ada kisah yang bahkan kaum yahudi sendiri waktu ituh ga tau.
Hal2 kayak gituh yang bikin gw suka banget dengerin ceramahnya beliau. Semua ceramahnya intinya mengajak kita untuk mentadabburi Al-Quran, untuk mencintainya, untuk mempelajarinya. Seandainya semua ustadz seperti dia yang dengan semangat menjelaskan isi kandungan Al-Qur'an, bukan ustad berhonor, bukan ustad bertarif, dan orang2 yang dengan gampangnya dapat predikat ustadz hanya karena dia berjenggot, ngerti bahasa arab dikit, apal ayat2 Al-Qur'an dikit trus langsung lupa daratan. Atau ustadz2 yang menjual ayat2 Allah dengan harga yang murah. Isi ceramah ga ada cuma banyakan becanda yang ga mutu.
Semoga lebih banyak lagi ustadz seperti ust nouman ali khan bermunculan. Aamiin.
Sunday, July 29, 2012
Renungan Saat Mendapat Ujian dari Allah SWT
Sabtu kemaren dapet 1 lembar tausiyah dari ustadz di Istiqlal. Intinya adalah jawaban2 pertanyaan yang sering muncul di otak kalo emosi lagi down. Semua ternyata ada di Al-Qur'an. Tak copas disinih buat ngingetin diri sendiri.
Kenapa aku diuji ?
Surah Al-Ankabut 2-3
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta
Kenapa aku tidak mendapatkan apa yang aku idam2kan ?
Surah Al-Baqarah : 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
Kenapa ujian seberat ini ?
Surah Al-Baqarah : 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Rasa Frustasi
Surah Ali Imran : 139
Janganlah kamu bersikan lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang beriman.
Bagaimana aku harus menghadapinya ?
Surah Ali Imran : 200
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Surah Al-Baqarah : 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'
Apa yang aku dapat dari semua ini ?
Surah At-Taubah : 111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.
Kepada siapa aku berharap ?
Surah At-Taubah 129
Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Illah selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal.
Aku tidak dapat bertahan lagi !!!
Surah Yusuf : 87
Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.
Surah An-Nisaa : 86
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormata, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu
Kenapa aku diuji ?
Surah Al-Ankabut 2-3
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi ?. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta
Kenapa aku tidak mendapatkan apa yang aku idam2kan ?
Surah Al-Baqarah : 216
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
Kenapa ujian seberat ini ?
Surah Al-Baqarah : 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Rasa Frustasi
Surah Ali Imran : 139
Janganlah kamu bersikan lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang beriman.
Bagaimana aku harus menghadapinya ?
Surah Ali Imran : 200
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
Surah Al-Baqarah : 45
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'
Apa yang aku dapat dari semua ini ?
Surah At-Taubah : 111
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.
Kepada siapa aku berharap ?
Surah At-Taubah 129
Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Illah selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal.
Aku tidak dapat bertahan lagi !!!
Surah Yusuf : 87
Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.
Surah An-Nisaa : 86
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormata, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu
Monday, June 25, 2012
Hasad
Hari sabtu kemaren gw denger ceramah di radio rodja oleh ust. Abu Muhsin Firanda. Somehow gw selalu suka denger ceramah2 beliau karena ketika beliau berceramah, begitu bersemangat, kadang di selipi humor2 segar dan begitu ingin supaya pendengarnya tertarik. Isi materinya pun berbobot. Beliau sering membawakan shirah nabawiyah dan ketika bercerita, seolah2 kita ada di dalam kisah tersebut.
Back to materi yang dibawakan hari sabtu kemarin tentang hasad & dengki. Gw cuma mo ngulang apa yg beliau bilang...sebagai pengingat juga buat gw supaya berhati2 dari 2 sifat buruk inih. Beliau bilang - inih sangat menarik - bahwa dosa yang pertama di buat dibumi adalah karena hasad, begitu juga dosa pertama yg dibuat dilangit, juga karena hasad.
Di bumi, qabil membunuh habil karena hasad, kurban habil di terima Allah swt, sedangkan kurbannya tidak. Itu karena qabil memberikan hasil panen yg jelek sebagai kurban, sedangkan habil memberikan hewan terbaik yang dia punya. Sedangkan di langit, iblis laknatullah hasad terhadap nabi Adam as karena nabi Adam as diciptakan langsung dengan tangan Allah sedangkan iblis ga, dan iblis diperintahkan untuk sujud kepada nabi Adam as. Karena hasadnya sudah memasuki jiwanya, dia menolak dan membangkan terhadap Allah swt, padahal sebelumnya dia adalah termasuk jajaran hamba2 Allah swt yang mulia, sejajar dengan malaikat.
Disinih menarik, karena begituh mengerihkannya hasad inih, dan yang lebih seram adalah, sifat inih ada dalam setiap jiwa manusia. Kata ustad firanda, hasad ituh ada tingkatan2 nya. Pertama dan yang paling parah adalah supaya kenikmatan yang diterima oleh orang lain ituh hilang dari orang tersebut, dan dia tidak berpikir untuk memiliki kenikmatan tersebut untuk dirinya. Yang dia inginkan hanya kenikmatan seseorang yang dia hasadi lenyap.
Seperti kasus iblis diatas, dia tidak perduli kalau dia harus diusir dari langit dan menjadi penghuni neraka selamanya di akhirat nanti, yang penting dia bisa mengeluarkan nabi Adam as dari surga. Hasadnya iblis bukan semata ke nabi Adam as saja, tapi terus sampai ke anak cucu beliau. Hasad jenis inih teramat parah. Karena jenis inih, bukan hanya ke seseorang itu saja, tapi melebar ke semua org yang berhubungan baik dengan orang yang di hasadi nya tersebut.
Hasad jenis kedua adalah, ingin kenikmatan lenyap dari seseorang dan pindah ke dia. Inih juga parah, tapi ga separah yang diatas. Karena begitu kenikmatan orang itu pindah ke dia, yah udah, selesai hasadnya.
Yang ketiga itu, hampir sama dgn yang diatas, tapi bedanya di awal ajah. Contoh ginih, ada 2 orang pedagang buku. Lalu ada pembeli datang ke pedagang buku A, si B yang hasad sama dia berharap supaya si pembeli itu ga beli bukunya, hanya liat2 saja, supaya si A ga dapat keuntungan, sama seperti si B. Jadi dia ga ingin nasib orang yang di hasadi ituh lebih baik dari dia. Maunya yah nasib mereka ituh sama.
Ketiga hasad diatas, semuanya berdosa dimata Allah. Hasad yang terakhir inih, bisa bernilai pahala, bisa juga berdosa. Misalnya, si A hasad dengan si B. Lalu ada si C ngobrol dengan si A, menceritakan keburukan si B. Si A akan mendapat pahala jika dia melawan rasa hasadnya ini dan mengingatkan si C kalau si B ini bukan orang yang buruk, dan dia memuji si B. Dia tidak menunjukkan rasa hasadnya, tapi melawan sekuat tenaganya.
Akan bernilai dosa misalnya, dengan kasus yang sama dengan diatas, dan si A baik dia ikut terbakar rasa hasad akhirnya membongkar semua aib si B, atau dia diam saja, tidak membela si B. Kenapa diam saja ikut berdosa ? karena ada hak setiap muslim atas muslim lainnya. Karena setiap muslim ituh bersaudara. Jadi ketika ada yang menceritakan keburukan seorang muslim, dia harus membelanya.
Secara teori si gampang, tapi prakteknya Masya Allah..... susah banget ngelaksanainnya. Tapi ada 1 kata dari ustad Firanda yang bener2 ngebekas di hati gw. Jika kita tidak suka dengan kenikmatan yang Allah berikan kepada orang lain, itu berarti kita tidak menerima ketetapan Allah. Jika misalnya kita berkata....dia yang kerjanya cuma kayak gitu dapet rejeki banyak, sedangkan saya yang kerja mati2an masih tetep kayak gini ajah. Ituh termasuk hasad. Ituh termasuk yang tidak menerima ketetapan Allah.
In the end, kita harus sadar, rejeki orang ituh udah di atur sama Allah sesuai kadarnya masing. Selain harus ikhlas menerima, kita juga harus berpikir, dimana letak kesalahan kita. Karena sesuai firman Allah, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tidak berusaha mengubahnya. Mungkin hati kita kurang ikhlas dan sibuk hasad kepada orang lain, sehingga tidak sadar, kalau begitu banyak kesempatan yang Allah berikan yang terbuang sia2. Mungkin kita kurang berusaha dari sisi lain. Akan ada seribu kemungkinan yang bisa kita gali, tapi apapun ituh...yakinlah kalau Allah sudah mentetapkan yang terbaik untuk kita, karena Allah sudah berjanji.... Inna ma'al usri yusra - dibalik setiap kesusahan, ada kemudahan.
Wa Innallah laa yukhlifull mii'aad - Dan Sesungguhnya Allah tidak pernah menyalahi janji.
Back to materi yang dibawakan hari sabtu kemarin tentang hasad & dengki. Gw cuma mo ngulang apa yg beliau bilang...sebagai pengingat juga buat gw supaya berhati2 dari 2 sifat buruk inih. Beliau bilang - inih sangat menarik - bahwa dosa yang pertama di buat dibumi adalah karena hasad, begitu juga dosa pertama yg dibuat dilangit, juga karena hasad.
Di bumi, qabil membunuh habil karena hasad, kurban habil di terima Allah swt, sedangkan kurbannya tidak. Itu karena qabil memberikan hasil panen yg jelek sebagai kurban, sedangkan habil memberikan hewan terbaik yang dia punya. Sedangkan di langit, iblis laknatullah hasad terhadap nabi Adam as karena nabi Adam as diciptakan langsung dengan tangan Allah sedangkan iblis ga, dan iblis diperintahkan untuk sujud kepada nabi Adam as. Karena hasadnya sudah memasuki jiwanya, dia menolak dan membangkan terhadap Allah swt, padahal sebelumnya dia adalah termasuk jajaran hamba2 Allah swt yang mulia, sejajar dengan malaikat.
Disinih menarik, karena begituh mengerihkannya hasad inih, dan yang lebih seram adalah, sifat inih ada dalam setiap jiwa manusia. Kata ustad firanda, hasad ituh ada tingkatan2 nya. Pertama dan yang paling parah adalah supaya kenikmatan yang diterima oleh orang lain ituh hilang dari orang tersebut, dan dia tidak berpikir untuk memiliki kenikmatan tersebut untuk dirinya. Yang dia inginkan hanya kenikmatan seseorang yang dia hasadi lenyap.
Seperti kasus iblis diatas, dia tidak perduli kalau dia harus diusir dari langit dan menjadi penghuni neraka selamanya di akhirat nanti, yang penting dia bisa mengeluarkan nabi Adam as dari surga. Hasadnya iblis bukan semata ke nabi Adam as saja, tapi terus sampai ke anak cucu beliau. Hasad jenis inih teramat parah. Karena jenis inih, bukan hanya ke seseorang itu saja, tapi melebar ke semua org yang berhubungan baik dengan orang yang di hasadi nya tersebut.
Hasad jenis kedua adalah, ingin kenikmatan lenyap dari seseorang dan pindah ke dia. Inih juga parah, tapi ga separah yang diatas. Karena begitu kenikmatan orang itu pindah ke dia, yah udah, selesai hasadnya.
Yang ketiga itu, hampir sama dgn yang diatas, tapi bedanya di awal ajah. Contoh ginih, ada 2 orang pedagang buku. Lalu ada pembeli datang ke pedagang buku A, si B yang hasad sama dia berharap supaya si pembeli itu ga beli bukunya, hanya liat2 saja, supaya si A ga dapat keuntungan, sama seperti si B. Jadi dia ga ingin nasib orang yang di hasadi ituh lebih baik dari dia. Maunya yah nasib mereka ituh sama.
Ketiga hasad diatas, semuanya berdosa dimata Allah. Hasad yang terakhir inih, bisa bernilai pahala, bisa juga berdosa. Misalnya, si A hasad dengan si B. Lalu ada si C ngobrol dengan si A, menceritakan keburukan si B. Si A akan mendapat pahala jika dia melawan rasa hasadnya ini dan mengingatkan si C kalau si B ini bukan orang yang buruk, dan dia memuji si B. Dia tidak menunjukkan rasa hasadnya, tapi melawan sekuat tenaganya.
Akan bernilai dosa misalnya, dengan kasus yang sama dengan diatas, dan si A baik dia ikut terbakar rasa hasad akhirnya membongkar semua aib si B, atau dia diam saja, tidak membela si B. Kenapa diam saja ikut berdosa ? karena ada hak setiap muslim atas muslim lainnya. Karena setiap muslim ituh bersaudara. Jadi ketika ada yang menceritakan keburukan seorang muslim, dia harus membelanya.
Secara teori si gampang, tapi prakteknya Masya Allah..... susah banget ngelaksanainnya. Tapi ada 1 kata dari ustad Firanda yang bener2 ngebekas di hati gw. Jika kita tidak suka dengan kenikmatan yang Allah berikan kepada orang lain, itu berarti kita tidak menerima ketetapan Allah. Jika misalnya kita berkata....dia yang kerjanya cuma kayak gitu dapet rejeki banyak, sedangkan saya yang kerja mati2an masih tetep kayak gini ajah. Ituh termasuk hasad. Ituh termasuk yang tidak menerima ketetapan Allah.
In the end, kita harus sadar, rejeki orang ituh udah di atur sama Allah sesuai kadarnya masing. Selain harus ikhlas menerima, kita juga harus berpikir, dimana letak kesalahan kita. Karena sesuai firman Allah, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tidak berusaha mengubahnya. Mungkin hati kita kurang ikhlas dan sibuk hasad kepada orang lain, sehingga tidak sadar, kalau begitu banyak kesempatan yang Allah berikan yang terbuang sia2. Mungkin kita kurang berusaha dari sisi lain. Akan ada seribu kemungkinan yang bisa kita gali, tapi apapun ituh...yakinlah kalau Allah sudah mentetapkan yang terbaik untuk kita, karena Allah sudah berjanji.... Inna ma'al usri yusra - dibalik setiap kesusahan, ada kemudahan.
Wa Innallah laa yukhlifull mii'aad - Dan Sesungguhnya Allah tidak pernah menyalahi janji.
Subscribe to:
Posts (Atom)